Pasang iklan Anda di sini!

Ananda Emira Dorong Pemprov Kaltim Segera Penuhi Target Swasembada Pangan

redaksi

-

SATUKABARBERITA.COM — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dihadapkan pada tenggat waktu enam bulan untuk mewujudkan swasembada pangan, sebagaimana yang diminta oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat kunjungan kerja ke daerah ini beberapa waktu lalu.

Menanggapi tantangan tersebut, Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis, menilai bahwa target tersebut bukan hal yang mustahil dicapai. Ia menyebutkan bahwa sejumlah daerah di Kaltim memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan dan kemandirian pangan daerah.

Baca juga  Dendi-Alif Hormati Hasil PSU Pilkada Kukar, Fokus Dukung Pembangunan Daerah

“Beberapa daerah seperti Kabupaten Paser, Kutai Kartanegara, dan Kutai Timur memiliki lahan yang luas dan cocok untuk pertanian. Tinggal bagaimana pemerintah bisa memanfaatkan potensi itu dengan maksimal,” ujar Ananda saat diwawancarai, Kamis (5/6/2025).

Menurut Ananda, langkah awal yang harus dilakukan adalah pemetaan wilayah prioritas. Pemerintah melalui dinas terkait harus menentukan daerah-daerah mana yang akan difokuskan untuk mendukung program swasembada tersebut.

Ia juga menekankan pentingnya penggunaan teknologi untuk mendukung akurasi data dan rencana aksi. Salah satunya adalah penggunaan alat ukur seperti soil meter untuk mengetahui tingkat kesuburan tanah. “Kalau pH tanah terlalu tinggi, ya harus ada upaya dari pemerintah bagaimana cara menetralisirnya,” jelasnya.

Baca juga  Jelang HUT RI 2024, Kepala Daerah Seluruh Indonesia Akan Berkumpul di IKN pada 13 Agustus 2024

Politikus PDI Perjuangan itu menambahkan bahwa meski lahan pertanian tersedia, tantangan utama lainnya justru berasal dari sektor sumber daya manusia. Ia menyayangkan kurangnya minat generasi muda terhadap dunia pertanian yang dianggap kurang menjanjikan secara ekonomi.

“Karena itu, pemerintah juga harus gencar melakukan sosialisasi dan memberikan stimulus bagi anak-anak muda untuk mau menjadi petani milenial,” katanya. Menurutnya, petani milenial memiliki keunggulan dalam hal inovasi dan kemampuan menggabungkan teknologi dengan pertanian modern.

Baca juga  Aulia-Rendi Ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kukar, Sampaikan Pesan Persatuan dan Pembangunan Berkeadilan

Ananda optimistis, dengan sinergi yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan generasi muda, target swasembada pangan dalam enam bulan dapat dikejar. “Kaltim punya modal, tinggal kemauan dan keseriusan semua pihak untuk menjadikannya kenyataan,” pungkasnya. (*)

Bagikan:

Baca Juga

Ads - Before Footer