Pasang iklan Anda di sini!

Rudianto Amirta Siap Ikut Bursa Calon Rektor Unmul 2026–2030

redaksi

-

SATUKABARBERITA.COM – Guru Besar Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman (Unmul), Prof. Rudianto Amirta, secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk maju dalam pemilihan Rektor Unmul periode 2026–2030.

Pernyataan tersebut disampaikannya usai mengikuti agenda akademik yang dirangkai dengan kunjungan silaturahmi ke Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, yang berlangsung di Kedaton Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Senin (2/2/2026).

Rudianto menuturkan, langkahnya memasuki kontestasi rektor bukan didorong ambisi personal, melainkan rasa tanggung jawab moral sebagai akademisi terhadap masa depan Unmul dan penguatan pendidikan tinggi di Kalimantan Timur.

“Apa yang saya lakukan berangkat dari kepedulian dan keinginan tulus untuk melihat Unmul tumbuh lebih maju dan berdaya saing,” ujarnya.

Baca juga  Akbar Haka Siap Jalankan Amanah, Prioritaskan Turun Langsung ke Warga

Ia mengaku, pertemuan dengan pihak Kesultanan memberikan energi positif sekaligus penguatan nilai-nilai kepemimpinan yang menjadi bekal penting dalam mengambil keputusan besar tersebut.

“Alhamdulillah, saya mendapatkan angin segar dan doa dari Ayahanda Sultan dan Ibunda Ratu. Itu menjadi penyemangat tersendiri bagi saya,” ungkap Rudianto.

Menurutnya, capaian Unmul yang kini berstatus unggul patut disyukuri, namun masih memerlukan langkah lanjutan berupa pembenahan tata kelola dan penguatan sistem manajemen agar pengakuan Unmul semakin luas.

“Kita tidak boleh berhenti di status unggul. Ke depan, Unmul harus lebih tertata dan diakui tidak hanya di tingkat regional, tetapi juga nasional bahkan internasional,” jelasnya.

Baca juga  Pemprov Kaltim Fokus Perkuat Konektivitas Antarwilayah, Kembang Janggut Jadi Jalur Prioritas

Rudianto menilai, pengalaman kepemimpinan yang dimilikinya di tingkat fakultas menjadi modal strategis untuk mendorong pengembangan universitas secara berkelanjutan.

Ia mencontohkan Fakultas Kehutanan Unmul yang telah meraih akreditasi internasional serta aktif menjalin kerja sama global, termasuk penyelenggaraan program internasional pada jenjang sarjana, magister, hingga doktor.

“Pengalaman manajerial, rekam jejak akreditasi internasional, dan jejaring global menjadi dasar keyakinan saya untuk berkontribusi lebih luas di tingkat universitas,” katanya.

Lebih jauh, Rudianto menekankan pentingnya transformasi tata kelola perguruan tinggi agar Unmul mampu merespons dinamika global dan tantangan masa depan secara adaptif.

Baca juga  Biaya Produksi Tinggi, Pembudidaya Ikan di Tenggarong Gunakan Pakan Alternatif

Ia menegaskan, universitas idealnya berada pada posisi sebagai mitra strategis yang dipercaya, bukan sekadar pihak yang aktif mencari kerja sama.

“Unmul harus menjadi institusi yang dicari dan dipercaya oleh mitra. Itu hanya bisa terwujud melalui tata kelola yang modern, efektif, dan berintegritas,” tegasnya.

Dengan visi, pengalaman, dan jejaring yang dimilikinya, Rudianto berharap Unmul dapat melangkah lebih jauh sebagai perguruan tinggi yang berdaya saing dan berpengaruh di tingkat nasional maupun internasional.

“Unmul harus terus bergerak maju dengan kepemimpinan yang kuat, kolaboratif, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (*)

Bagikan:

Baca Juga

Ads - Before Footer