SATUKABARBERITA.COM – Libur Idulfitri 2025 memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Selama enam hari liburan, daerah ini tercatat menerima kunjungan wisatawan terbanyak di Provinsi Kalimantan Timur dengan total 105.775 pengunjung. Angka ini menjadikan Kukar sebagai destinasi utama wisatawan lokal selama periode Lebaran.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata Kukar, Ridha Fatrianta, mengungkapkan bahwa angka tersebut berasal dari data rekapitulasi yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur. “Kukar berhasil mencatatkan kunjungan wisata terbanyak, ini membuktikan bahwa daya tarik destinasi wisata di Kukar semakin kuat dan diminati,” ungkap Ridha kepada KutaiRaya.com, Selasa (15/4/2025).
Dari hasil pendataan sementara, Ridha menjelaskan bahwa lonjakan pengunjung terjadi di berbagai objek wisata terkenal. Pulau Kumala, Pantai Tanah Merah, Waduk Panji Sukarame, Pemandian Air Panas, dan Museum Mulawarman menjadi beberapa tempat yang paling banyak dikunjungi. Destinasi lainnya seperti Langit Timur, Likeview Samboja, Pantai Ambalat, hingga situs bersejarah seperti Makam Raja-Raja Kutai dan Makam Habib juga tercatat mengalami peningkatan kunjungan.
Namun, Ridha mengakui bahwa data yang tercatat baru mencakup 17 objek wisata yang dipilih sebagai sampel. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan sumber daya manusia dan infrastruktur yang belum memungkinkan pendataan secara menyeluruh. “Pendataan lengkap masih memerlukan waktu dan koordinasi antar sektor terkait. Meskipun begitu, data yang ada sudah cukup menggambarkan bahwa pariwisata di Kukar sedang dalam masa kebangkitan,” jelasnya.
Kenaikan jumlah pengunjung ini menjadi indikator positif bagi kebangkitan sektor pariwisata di Kukar setelah pandemi. Selain itu, upaya Dinas Pariwisata Kukar dalam meningkatkan infrastruktur, memperkuat promosi digital, serta bekerja sama dengan pelaku usaha wisata dan komunitas lokal turut berperan besar dalam hal ini.
Ke depan, Dispar Kukar berencana untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan di destinasi wisata, menambah fasilitas pendukung, serta mengoptimalkan pengelolaan desa wisata yang ada. “Kami juga berharap dengan adanya destinasi baru seperti waterboom Pulau Kumala yang segera beroperasi, jumlah kunjungan wisata akan semakin meningkat,” tutup Ridha (adv)








